Thursday, July 26, 2007

On Research

Research is probably not quite a hot topic for many people, including to the legislators and policy makers, and yet its impacts to the development of the country’s economy and prosperity are actually quite profound.

The very first article that I posted in this blog, The 5-Step Research Cycle, shows my genuine interest about the topic. I do believe to the power of research, whether they are conducted in universities, research facilities, or anywhere else to improve the performance of products, services, countries or regions.

One of the headlines at the Jakarta Post on Wednesday was “Govt hopes tax breaks will boost research”. It says that the government is to appoint an independent committee to formulate guidelines on the new regulation offering tax and customs incentives to businesses that invest in research.

This is a positive development, although some might say that it’s too little too late. Still, every step taken is important.

In the article, State Minister for Research and Technology Kusmayanto Kadiman says that Indonesia's annual spending on research averages only US$300 million, dwarfed by China with $76 billion, Malaysia's $1.2 billion and Singapore's $2 billion. How can we catch up with advancement enjoyed by those countries with such a huge differences in commitment?

Hence, not only excitements are needed, but also strong political commitments from both the government, the lawmakers and the society in general.

In almost every government institutions we can actually find Litbang, Penelitian Pengembangan, or Research and Development. However, they are all lacking of good people, funding and strategic directions.

Litbang shall actually be like elite units in the military, such as SEAL, GSG 9, or Kopassus. They are all well equipped, well trained and very well paid, and hence they are prestigious. Only the best people can be the member of the elite units, and therefore they deliver.

Research and education are equally important. One can not make significant advancement without the other.

In university, there are thousand of students conducting many different type research activities as an academic requirement before graduating. Little attention had been given to capitalize it though. How about arrange it like a huge orchestra playing harmonious songs for the attainment of a grand common goal?

We definitely need a good visionary conductor.

Fellow citizens, if we all want to have a more prosperous Indonesia for our children, let’s support strongly the constitutional demand for the government to allocate at least 20% of the state budget for education, and research. Seal the source of leakages as well.


If you enjoyed the reading, get free TAP updates by e-mail. Please type the antispam without space

15 comments:

  1. selalu sulit untuk mengerti apa yang ditulis

    ReplyDelete
  2. Mas Bambang, anggaran Litbang China ($76 bio) itu apakah murni untuk litbangnya atau untuk gaji para penelitinya? Denger-denger sendekiawan Cina masih banyak yang males pulang kampung, karena gaji periset di daratan amerika dan eropa lebih menggiurkan.

    Gosipnya lagi, biaya Litbang di Company Cina sangat rendah dan mereka lebih suka menjiplak produk yang laku dipasar.

    ReplyDelete
  3. @ bung Ari: maaf kalau bahasanya njlimet :)

    @ bung Harrie: ada artikel yang menarik di IHT bung, yang bahkan menyatakan bahwa tahun 2006 China mengeluarkan $136 miliar untuk R&D, melampaui Jepang yang $130 miliar; menjadikannya nomor 2 terbesar di dunia setelah Amerika.

    ReplyDelete
  4. huhuhu :(( :(( bener2 not my world

    ReplyDelete
  5. pak, kok pinter banget ya? :)

    ReplyDelete
  6. wajar kalo Indo ketinggalan jauh ya...wong utk pendidikan dan penelitian saja tidak 10% nya dari China..

    Klo menurutku, tanpa research tidak mungkin China dapat membuat produk saingan dipasar yang murah meriah ( yang kata orang jiplakan)
    kalo mnrt ku sih sah2 saja buat produk yang lebih murah..toh bukan yang menentukan kan pasar...

    Indo..bangkitlah!! Pendidikan itu adalah investasi!!

    ReplyDelete
  7. wah...setulang!! wh salah setuju maksudnya! emang seharusnya dana pendidikan dan riset diperbanyak. dan riset2 mahasiswa itu yang bagus2 dan kira2 'bermasadepan' mbok ya dibiayai kelanjutannya. sayang kalo cuma jadi 'artefak' di perpustakaan. dan selain dana untuk riset diperbesar, tentunya gaji para tim risetnya juga sebaiknya disepadankan (meskipun nggak yakin, melihat nasib guru aja begitu).

    dan satu lagi, untuk mendukung riset yang berkualitas, please..turunkanlah pajak buku. beberapa tahun yang lalu saya dengar kalau Pajak buku Indonesia di negara ini termasuk kedua tertinggi di Asia Tenggara. gimana mau maju kalau harga buku aja mahal sekali?!! hehehe....peace..peace...

    ReplyDelete
  8. krn pelit pd anggaran pendidikan n riset makanya bangsa kita gak maju2 kali mas

    di organisasiku riset sangat diperlukan sekali tp tersandung dana juga

    moga pemerintah bisa memberikan yg 20% segera

    ReplyDelete
  9. saya suka di research karena banyak duitnya *matre mode on*

    I do believe to the power of research and I do believe to the power of love *lagunya Celine Dion maxudnya*
    xixixi..

    ReplyDelete
  10. Daniel6:55 PM

    Kebanggaan Indonesia baru sebatas memenangi kontes semacam olimpiade Fisika, olimpiade Kimia dan olimpiade-olimpiade lainnya.

    Namun sayangnya, dalam kontes kehidupan sebenarnya kita bahkan mulai kalah dari Vietnam yang 30 tahun lalu masih bergelut dengan perang melawan Amerika.

    Yang salah bukan hanya dana pendidikan dan penelitian yang kurang. Tapi lebih pada kemauan kebanyakan orang Indonesia untuk belajar dari kehidupan dan berjuang meraih kemenangan dalam kehidupan nyata.

    ReplyDelete
  11. nice article..

    bner banget, kebetulan emang gak tau banyak soal litbang dan whatsoever, cuma melihat jumlah dana yang dikeluarkan per tahunnya kok rada menyedihkan yah.. kayaknya kita gak keterbatasan dana, cuma masalah willingness ajah..

    dan bner itu yang universty case, mana bisa dapetin hasil yang maksimal kalo gak ngeluarin dana yang cukup..

    20% of the state budget for research?
    kalo di negara2 yang laen di atas berapa persen Pak?

    ReplyDelete
  12. Mas Bambang sendiri kerjanya berhubungan dgn Litbang gini? Atau mau bikin usaha di bidang ini?

    ReplyDelete
  13. ArOengbinang Said: let’s support strongly the constitutional demand for the government to allocate at least 20% of the state budget for education, and research. Seal the source of leakages as well



    In addition, I'd like to say that "Children Health" is important too, Pak.. :)

    ReplyDelete
  14. @TaTa: research bisa di dunia mana saja koq jeng; coba deh direnungin lagi :)

    @angin-berbisik: jeng, sing pinter iku sing sinau terus, trus mbagi ilmune :)

    @Ros Marya Yasintha: seperti cina dan india, untuk Indonesia bangkit sepertinya mengikuti hukum kelembaman jeng; awalnya berat untuk maju, tetapi setelah bergerak, menggelindingnya cepat dan sulit ditahan; semoga.

    @muthe: tentang riset mahasiswa aku setuju; hubungan universitas dan bisnis harus lebih mesra ya...;
    tentang buku, tantangannya bagaimana agar buku murah, tetapi penulisnya bisa kecukupan, agar lebih banyak buku bagus yg terbit.

    @Putirenobaiak: riset memang sih gak sederhana jeng, namun dengan dorongan banyak pihak, pasti akan maju deh.

    @T A T A R I: research marketing kali udah banyak duitnya ya jeng...

    @Daniel: kemenangan di olimpiade Fisika dsb. merupakan indikasi sangat baik bung; sarana dan insentifnya yg perlu terus diperbaiki.
    tentang daya juang, bangsa ini juga gak jelek koq bung; lihat saja bagaimana orang mencari makan di Jakarta ini.

    @Yuki Tobing: kemauan kuat memang sering bisa mengalahkan keterbatasan bung, setuju :)

    @endang: gak ada rencana usaha di riset koq jeng; aku di bidang penjualan dan pemasaran obat dan alat kesehatan, dimana riset pemasaran juga penting sih.

    @Nona Nieke: setuju non, kesehatan anak juga gak boleh ditelantarkan untuk masa depan negri ini :)

    ReplyDelete
  15. riset memang sangat diperlukan dalam pengembangan sesuatu baik itu yang berhubungan dengan bisnis ataupun yang berhubungan dengan pendidikan karena riset memegan peranan yang sangat penting terhadap berhasilnya apa yang ingin dicapai

    ReplyDelete